Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 3 Orang Beserta Senpi Rakitan Diamankan

Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 3 Orang Beserta Senpi Rakitan Diamankan

Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 3 Orang Beserta Senpi Rakitan Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi mengamankan tiga pelaku dugaan jaringan narkoba internasional beserta senjata api (senpi) rakitan. Selain itu, barang bukti sabu dan ratusan ektasi turut disita petugas.

“Tersangka atas nama Rusdi (47) dan Heru alias Padu (35) warga Kota Jambi dan Mustapa (52) warga Batam, Kepri,” ujar Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Ernesto Saiser, Kamis (29/5/2025).

Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah ruko di RT 10, di Jalan Kasturi Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi sering terjadi transaksi narkotika. Tidak membuang waktu lama, tim Opsnal Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jambi langsung melakukan pengintaian. Tidak sampai disitu, operasi penggerebekan juga dilakukan.

“Di ruko tersebut, petugas mengamankan satu orang laki-laki atas nama Rusdi,” tuturnya.

Petugas juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. “Hasilnya kita temukan barang bukti sabu seberat 29,549 gram dan 112 butir ekstasi serta senjata api rakitan,” imbuhnya.

Dari interogasi terhadap tersangka, barang bukti sabu tersebut di dapat dari seseorang bernama Mustafa.

Selanjutnya, tim memburunya dan berhasil mengamankan tersangka Mustafa di rumahnya di Jalan Batu Besar Kampung Panglong, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepri.

Kejagung Bakal Panggil Vendor Chromebook di Kasus Korupsi

Kejagung Bakal Panggil Vendor Chromebook di Kasus Korupsi Kemendikbudristek

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar

Kejaksaan Agung (Kejagung) akan memanggil vendor penyedia Chromebook dalam pengadaan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Langkah itu untuk mengungkap dugaan kasus korupsi yang tengah disidik Kejagung.

“Saya kira karena ini terkait dengan pengadaan, maka tentu itu (vendor) akan menjadi bagian dari kebutuhan penyidikan,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar, Rabu (28/5/2025).

Kendati demikian, Harli menjelaskan pemanggilan seluruh pihak tergantung dari kebutuhan penyidik. Yang jelas setiap adanya pemanggilan dilakukan untuk menguak perkara yang tengah disidik.

“Kalau penyidikan berarti serangkaian tindakan dari penyidik untuk membuat terang pidana,” ujar Harli.

Dalam kesempatan ini, Harli juga mengungkap bahw Kejagung telah memeriksa sebanyak 28 saksi dalam perkara ini. Dua sosok berinisial FH dan JT selaku Staf Khusus Mendikbudristek termasuk dari 28 saksi yang diperiksa.

Sementara, dalam perkara ini Kejagung juga belum mengungkapkan nama-nama tersangka. Hingga kini, perkara masih dalam tahap penyidikan.

Mayoritas Publik Tahu Kasus Ijazah Jokowi

Mayoritas Publik Tahu Kasus Ijazah Jokowi, Seberapa Besar Percaya Keasliannya?

Survei Indikator Politik Indonesia soal ijazah palsu Jokowi

Mayoritas publik mengetahui kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Hal ini terpotret dalam hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada Mei 2025.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, turut menyoroti kasus yang tengah menjadi publik belakangan ini. Hal ini dalam rangka mengukur tingkat kepercayaan publik atas kasus tersebut.

Kasus ijazah palsu Jokowi menjadi salah satu yang diamati untuk mengukur tingkat pengetahuan sekaligus kepercayaan publik terhadap kasus ini. “Mayoritas tahu kasus ini. Angkanya 75,9 persen,” kata Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Selasa (27/5/2025).

Ternyata masih ada 24,1 persen responden yang mengaku tidak mengetahui adanya kasus Ijazah Palsu Jokowi ini. Lebih jauh, Indikator mencoba mengukur tingkat keperca

WN Thailand Pengendali Penyelundupan Narkoba 2 Ton Jadi Buronan Internasional

WN Thailand Pengendali Penyelundupan Narkoba 2 Ton Jadi Buronan Internasional

Kepala BNN RI Marthinus Hukom dalam jumpa pers

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) mengungkap satu warga negara (WN) Thailand menjadi otak di balik kasus penyelundupan narkoba seberat 2 ton. Pelaku Chan Chai alias Captain Tui alias Mr. Tan alias Jackie Tan alias Tan Sen kini menjadi buronan internasional.

Kepala BNN RI Marthinus Hukom menyampaikan terus menginvestigasi secara intensif guna menggali dan menemukan berbagai informasi. Tujuannya pengembangan perkara dan mencari keterlibatan pihak lain.

BNN juga telah melakukan joint investigation bersama Drug Enforcement Administration (DEA), Amerika Narcotic Suppression Bureau (NSB), dan Royal Thai Police dan Office of Narcotica Control Board (ONCB) Thailand. 

Dari pelaksanaan joint investigasi tersebut berhasil mengidentifikasi seseorang yang bernama Chan Chai alias Captain Tui alias Mr. Tan alias Jackie Tan alias Tan Sen, seorang buronan kepolisian Thailand. Berperan sebagai pengendali penyelundupan narkotika dengan menggunakan kapal Sea Dragon Tarawa,” kata Marthinus saat jumpa pers yang disiarkan iNews TV dari Batam, Kepulauan Riau, Senin (26/5/2025).

Marthinus menyampaikan, BNN akan segera menerbitkam red notice terhadap satu warga Thailand tersebut. “BNN akan segera menerbitkan Red Notice dan menetapkannya sebagai DPO Internasional untuk menjadi buronan internasional,” ujar Marthinus.

Sekedar informasi, penangkapan sindikat narkoba ini bermula kala BNN menerima informasi adanya peredaran narkoba jaringan internasional dengan Kapal MT Sea Dragon yang melintas perairan Batam pada 20 Mei 2025. Adapun narkotika yang diangkut dalam kapal itu akan didistribusikan ke sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Indonesia-China Sepakati 12 Kerja Sama: Sektor Ekonomi hingga Kesehatan 

Indonesia-China Sepakati 12 Kerja Sama: Sektor Ekonomi hingga Kesehatan 

Prosesi penandatanganan kerja sama Indonesia-China

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyepakati 12 nota kesepahaman (MoU) strategis di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5/2025). MoU ini memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-China di berbagai sektor prioritas, mulai dari industri, pariwisata, ekonomi, hingga kesehatan.

Suasana persahabatan mengiringi prosesi penandatanganan yang berlangsung setelah pertemuan bilateral antara kedua pemimpin negara. Penandatanganan dilakukan para perwakilan kementerian, lembaga, serta mitra strategis dari kedua negara, disaksikan Presiden Prabowo dan PM Li yang berdiri berdampingan di ruang kredensial Istana Merdeka.

Salah satu MoU utama yang ditandatangani adalah penguatan kerja sama ekonomi di Bidang Industri dan Rantai Pasok antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan China. Selain itu, ditandatangani pula MoU trilateral antara Kemenko Perekonomian, Kementerian Perdagangan China, dan Pemerintah Provinsi Fujian Tiongkok mengenai proyek Two Countries Twin Parks.

Selanjutnya Bank Indonesia dan People’s Bank of China menyepakati pembentukan Kerangka Kerja Sama Transaksi Bilateral dalam Mata Uang Lokal (local currency transaction framework). Langkah strategis lainnya mencakup kerja sama Dewan Ekonomi Nasional RI dengan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok dalam kebijakan pembangunan ekonomi.

Selain empat MoU yang ditandatangani langsung di hadapan kedua pemimpin, delapan dokumen kerja sama lainnya diumumkan pembawa acara dan ditandatangani secara terpisah. Di antaranya, kerja sama antara Kementerian Pariwisata RI dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RRT, serta protokol penting terkait ekspor durian beku dari Indonesia ke Tiongkok yang ditandatangani otoritas karantina kedua negara.

KPU Sarankan Anggaran Pilkada dari APBN, Ini Alasannya

KPU Sarankan Anggaran Pilkada dari APBN, Ini Alasannya

Ketua KPU Mochammad Afifudin

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifudin menyarankan agar anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Selama ini, biaya penyelenggaraan Pilkada bersumber dari APBD.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Afif ini dalam diskusi publik bertajuk Revisi Paket RUU Pemilu di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2025). Usulan itu dilontarkan agar setiap daerah memiliki anggaran yang sama dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Maka, sebenarnya ini jadi evaluasi kita dan rekomendasi banyak pihak bagaimana kalau Pilkada anggarannya di APBN sehingga satuan nilainya sama ini, satu daerah anggarannya bisa besar sekali daerah lain bisa kecil ada untung ada lebihnya,” kata Afif.

Ia menceritakan, sebelum pelaksanaan tahapan Pilkada, biasanya jajaran KPU di daerah melakukan lobi-lobi dengan kepala daerah untuk mengetahui nilai anggaran.

“Teman-teman harus banyak melakukan lobi dengan kepala daerah, DPRD untuk kemudian membahas berapa anggaran Pilkada,” ujarnya.

Menurut Afif, jika anggaran Pilkada dari APBN, maka penyelenggaraan di daerah bisa langsung bekerja melaksanakan tahapan Pilkada tanpa memikirkan anggarannya.

Kalau anggarannya dana APBN kan itu paling tidak gak mikir lagi sudah pasti diselesaikan APBN, tentu tidak bisa perspektif KPU, ini beberapa catatan yang harua kita pikirkan,” tuturnya.

Fermin Aldeguer Bidik Sejarah di MotoGP Inggris: Mampukah Tradisi Pemenang Baru Berlanjut?

Fermin Aldeguer Bidik Sejarah di MotoGP Inggris: Mampukah Tradisi Pemenang Baru Berlanjut?

Akhir pekan ini, Sirkuit Silverstone, Inggris, akan menjadi panggung krusial bagi Fermin Aldeguer

Akhir pekan ini, Sirkuit Silverstone, Inggris, akan menjadi panggung krusial bagi Fermin Aldeguer. Pembalap muda berbakat ini memiliki kesempatan terakhir untuk meruntuhkan rekor Marc Marquez sebagai pemenang termuda dalam sejarah MotoGP.

Putaran ketujuh musim 2025 ini menjadi penentu, sebelum usianya melampaui Marquez saat meraih pencapaian tersebut di Circuit of the Americas (CotA) pada tahun 2013. Kala itu, Marquez mencatatkan tinta emas sebagai rookie berusia 20 tahun dan 63 hari, mengungguli Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo di podium MotoGP Amerika Serikat.

Kini, Aldeguer datang ke Silverstone dengan usia yang sangat dekat, membawa misi untuk mengukir namanya dalam buku sejarah yang telah bertahan selama 12 tahun. Harapan Aldeguer untuk memecahkan rekor semakin membara dengan adanya fakta unik yang terungkap di Silverstone.

Dalam tujuh balapan terakhir MotoGP Inggris, selalu muncul pemenang baru yang belum pernah mencicipi podium tertinggi di sirkuit ikonik ini. Nama-nama seperti Maverick Vinales (2016), Andrea Dovizioso (2017), Alex Rins (2019), Fabio Quartararo (2021), Pecco Bagnaia (2022), Aleix Espargaro (2023), dan Enea Bastianini (2024) menjadi saksi tradisi tak terduga ini.

Tentu saja, tim Gresini sangat mengharapkan tradisi ini berlanjut dan menguntungkan Aldeguer. Apalagi, pembalap muda Spanyol ini baru saja meraih podium pertamanya di kelas MotoGP pada balapan sebelumnya di Le Mans, Prancis, dengan finis di posisi ketiga.

Terungkap! Ini Isi Map Hitam yang Dibawa Jokowi saat Diperiksa Bareskrim Soal Ijazah Palsu

Terungkap! Ini Isi Map Hitam yang Dibawa Jokowi saat Diperiksa Bareskrim Soal Ijazah Palsu

Terungkap! Ini Isi Map Hitam yang Dibawa Jokowi saat Diperiksa Bareskrim Soal Ijazah Palsu

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) membawa map hitam saat memenuhi panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri terkait ijazah palsu, pada Selasa 20 Mei 2025. 

Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan, map tersebut ternyata tempat menyimpan ijazah miliknya. 

“Bahkan kami dari penyelidik pun map yang digunakan itu masih sama, map yang dimiliki untuk menyimpan Bapak Jokowi sama beberapa rekannya, itu masih sama map yang digunakan,” kata Djuhandhani dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025). 

Djuhandhani menuturkan, map hitam tersebut sudah dalam keadaan lusuh. “Saat dulu diterima sampai sekarang masih ada dan kelihatan sudah, kalau saya katakan sudah kumal, itu sama dengan yang lainnya,” ujar Djuhandhani. 

Dit Tipidum Bareskrim Polri menyatakan, ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) asli. Hal itu dipastikan usai dilakukan uji laboratorium forensik (labfor) terkait dengan surat tanda tamat belajar di Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Bareskrim Tangkap Pelaku Grup Fantasi Sedarah, DPR: Berikan

Bareskrim Tangkap Pelaku Grup Fantasi Sedarah, DPR: Berikan Sanksi Tegas!

Polisi Tangkap Pelaku Grup Fantasi Sedarah

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mengapresiasi langkah cepat Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang menangkap enam terduga pelaku penyebaran konten pornografi inses di grup Facebook ‘Fantasi Sedarah dan Suka Duka.’ Ia pun mendorong agar pelaku diberikan sanksi tegas.

“Tangkap semua pelaku, berikan sanksi yang tegas seusai aturan yang berlaku dan ungkap kasusnya dengan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Abdullah, Rabu (21/5/2025).

Abduh, sapaan akrabnya, menilai, penangkapan ini memiliki dampak yang besar, salah satunya menghentikan normalisasi penyimpangan lebih dini. Pasalnya, ia menilai, normalisasi pornografi dan kekerasan seksual terhadap anak serta perempuan nakal terjadi bila polisi lambat menangani kasus.

“Ketika normalisasi itu terjadi, para anggota Grup Facebook tersebut akan terus menggerus moral mereka dan tidak takut dihakimi perbuatannya baik secara moral dan hukum. Alasannya karena mereka atau para pelaku merasa terlegitimasi dari dukungan sesama anggota grup tersebut,” katanya.

Selain menghentikan normalisasi penyimpangan, Abdullah menyebut, penangkapan keenam pelaku itu juga semakin mendengungkan alarm atau peringatan untuk melindungi kelompok rentan, yakni anak dan perempuan yang menjadi korban. 

Ini tentu akan mempersempit ruang gerak pelaku atau anggota dari komunitas online grup inses yang ada,” ujar Abduh.

KSAL Usul Kenaikan Pangkat Prajurit TNI AL yang Gagalkan

KSAL Usul Kenaikan Pangkat Prajurit TNI AL yang Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi prajurit TNI AL yang menggagalkan penyelundupan kokain dan sabu-sabu

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi prajurit TNI AL yang menggagalkan penyelundupan kokain dan sabu-sabu di Perairan Kepulauan Riau seberat 2,061 ton. Kenaikan pangkat akan diajukan ke Panglima TNI untuk prajurit yang berperan aktif dalam menggagalkan penyelundupan.

“Pada kesempatan baik ini, ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan para prajurit TNI AL dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan kokain dari kapal asing berbendera Thailand di laut teritorial Indonesia dengan jumlah 2,061 ton. Ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah,” kata Ali dalam konferensi pers yang ditayangkan akun YouTube TNI Angkatan Laut Dispenal, Selasa (20/5/2025).

Keberhasilan tersebut merupakan kerja sama TNI AL dengan sejumlah pihak terkait, seperti BNN, BIN, Bea Cukai, hingga Polri. 

“Pertukaran informasi ini telah dilaksanakan dengan baik dan telah membuahkan hasil yang luar biasa. Fokusnya dalam menjaga perairan Indonesia dari ancaman kejahatan trans nasional, khususnya penyelundupan narkoba,” ujar Ali.

Atas keberhasilan tersebut, pihaknya akan mengusulkan ke Panglima TNI terkait kenaikan pangkat prajurit yang berperan aktif dalam menggagalkan penyelundupan yang dimaksud.

“Ini adalah bentuk nyata penghargaan atas loyalitas dan pengabdian yang luar biasa dari prajurit-prajurit kita,” ucapnya.