STMM Yogyakarta bisa jadi pusat riset dan pengembangan AI

STMM Yogyakarta bisa jadi pusat riset dan pengembangan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta yang menjadi lembaga pendidikan formal di bawah Kementerian Kominfo berpotensi menjadi pusat riset dan pengembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Hal itu bisa digapai dengan hadirnya infrastruktur baru bernama Gedung Transformasi Digital yang baru diresmikan dan menggaet banyak kolaborator dari perusahaan-perusahaan teknologi global.

“Diharapkan STMM yang menuju menjadi Politeknik Digital Jogja itu bisa lebih memfokuskan dirinya untuk memenuhi kebutuhan talenta digital dan memenuhi kebutuhan industri digital dalam soal inovasi. Jadi karena itu akan ada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya R&D (Riset dan Pengembangan) di sini,” kata Nezar di Yogyakarta, Jumat.

Dalam hasil pengukuran Readiness Assesment Methods (RAM) AI yang dilakukan UNESCO di Indonesia untuk mengukur kesiapan adopsi AI di dalam negeri.

Didapatkan salah satu rekomendasi bahwa Indonesia perlu memperbanyak riset dan pengembangan mengenai AI untuk meningkatkan adopsi masyarakat terhadap teknologi yang sedang berkembang itu.

Sejalan dengan rekomendasi tersebut, dengan bertambahnya fasilitas pendidikan di STMM Yogyakarta yang didukung juga oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar maka semakin terbuka peluang bertambahnya riset dan inovasi AI lewat lembaga yang disiapkan sebagai salah satu pusat pengembangan talenta digital di Indonesia.

“Kita harapkan kerja sama juga meluas lagi dengan beberapa platform digital, baik Google, Microsoft, IBM, dan lain sebagainya. Jadi dengan demikian kita bisa mendekatkan pengetahuan akademik yang didapatkan di sekolah vokasi ini dengan kebutuhan industri digital nasional,” ujar Nezar.

Membahas peran STMM Yogyakarta sebagai pusat pencetak talenta digital, diketahui pada 2025 STMM akan melakukan perubahan citra menjadi Politeknik Digital Yogyakarta.

Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto dalam peresmian Gedung Transformasi Digital menyebutkan hal itu sejalan dengan pemenuhan Peraturan Pemerintah No. 57 tahun 2022 tentang penyelenggaraan perguruan tinggi oleh Kementerian Lain dan Lembaga Pemerintah Nonkementerian

“Politeknik ini akan menawarkan berbagai program studi, antara lain untuk bisa terintegrasi dengan kebutuhan-kebutuhan industri dan kewirausahaan sehingga bisa menyertakan ekonomi-ekonomi digital yang baru,” ujar Hary menjelaskan peran STMM di masa depan.

https://handsholden.org

Kemenkominfo nantikan respon X terkait perwakilan resmi di Indonesia

Kemenkominfo nantikan respon X terkait perwakilan resmi di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menantikan respon dari X terkait dengan permintaan terhadap perusahaan milik Elon Musk itu untuk bisa memiliki perwakilan resmi di Indonesia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan X dan mengirimkan surat resmi untuk membahas masalah tersebut.

“Komunikasi sudah ada, jadi kita tinggal menunggu follow up-nya saja,” kata Nezar di Yogyakarta, Jumat.

Nezar mengatakan secara umum isi surat tersebut meminta X untuk memenuhi kriteria memiliki perwakilan resmi karena platform ini merupakan satu-satunya platform digital yang beroperasi di Indonesia tapi tidak memiliki wakil resmi.

Hal ini diperlukan untuk memberikan rasa keadilan bagi platform-platform digital lain sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) dan memiliki perwakilan serta kantor resmi di Indonesia.

Menurut Nezar hingga saat ini Pemerintah belum memutuskan untuk menutup akses X karena platform tersebut masih kooperatif untuk berkomunikasi.

Sebelumnya, terkait X pada Rabu (9/10) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan dorongan untuk X memiliki kantor perwakilan di Indonesia diperlukan untuk memberikan keadilan bagi platform-platform digital lainnya yang telah memenuhi kriteria tersebut untuk berusaha di dalam negeri.

Budi mengatakan pihaknya terus berupaya mengedepankan komunikasi agar X bisa memenuhi permintaan memiliki kantor perwakilan di Indonesia.

“Kalau platform yang lain seperti Meta, Google, dan lain-lain udah ada perwakilan di sini masa dia enggak ada sendiri? Iya kan? Nanti kan kita dianggap pemerintah tidak memberikan rasa keadilan dalam berusaha,” kata Budi di Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat.

Apabila X tidak mau merespon dan memenuhi persyaratan untuk memiliki perwakilan resmi di Indonesia, bukan tidak mungkin aplikasi tersebut ditutup aksesnya atau diblokir sehingga tidak dapat lagi beroperasi.

https://horsewe.org

Mengisi celah kekurangan talenta digital

Mengisi celah kekurangan talenta digital

Di dunia yang serba digital saat ini, yang kita butuhkan bukan hanya teknologi canggih. Talenta digital juga harus mendapat sorotan. Sebab, segala kemajuan digital akan sia-sia jika sumber daya manusia tak bisa mengimbanginya.

Sebagai tonggak pencapaian 100 tahun Indonesia, pemerintah sudah menyiapkan peta jalan Visi Indonesia Digital 2045. Ada tiga pilar yang menyokongnya, yaitu pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.

Namun, hingga 2030 nanti diproyeksikan bahwa akan ada celah antara jumlah pasokan dan permintaan talenta digital. Walaupun celah itu terus menipis, tapi angkanya tidak main-main.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada 2023 kita mampu menghasilkan hampir 6,1 juta talenta digital, tapi angka kebutuhan memang lebih besar yakni 10,5 juta. Kekurangannya tercatat sebanyak 4,4 juta orang.

Sementara untuk 2030 nanti, perkiraan selisihnya berada di angka 2,7 juta orang. Sebanyak 9,3 juta orang dengan keterampilan digital dari pendidikan formal belum cukup untuk memenuhi permintaan di masa depan yang mencapai 12 juta.

“Kami menyediakan pelatihan informal atau kursus jangka pendek terkait talenta digital ini,” ujar Kepala Balai Pelatihan dan Pengembangan TIK Kementerian Kominfo, Hamdani Pratama, dalam lokakarya bagi jurnalis yang digelar oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) dan Korea Foundation, 10 Oktober 2024.

Karena selisih pasokan dan permintaan talenta digital ini hampir 3 juta orang, maka setiap tahun harus melatih rata-rata sekitar 458.000 orang menjadi talenta digital.

Langkah yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kominfo, adalah membangun Pusat Talenta Digital. Tentu, untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi agar SDM bangsa ini mapan teknologi digital dan mampu mengiringi perkembangan yang super cepat.

Level kompetensi

Ada banyak lapisan kompetensi yang mesti dicapai oleh talenta digital. Konsepnya piramida, yakni semakin atas, semakin khusus keterampilannya, semakin kecil jumlah talenta digital yang disiapkan untuk mencapainya.

Di tahap kompetensi dasar, ada tiga lapisan yang sedikit banyak harus dimiliki oleh masyarakat luas di Indonesia. Pola pikir digital, literasi digital, dan keterampilan digital mendasar.

Kompetensi dasar ini akan menyasar perilaku masyarakat di ruang-ruang digital. Sebagaimana masih banyak orang yang tak menyadari bahwa mereka, misalnya, mengunggah informasi pribadi.

Pelatihan ini akan berupa pengetahuan digital yang mendasar, seperti cara membuka surel, membuat pesan yang dilindungi dua langkah otentikasi dan semacamnya.

Begitulah setidaknya langkah paling awal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat kita tentang keamanan siber, sebelum nantinya mampu mengikuti pelatihan yang lebih mendalam pada kompetensi terapan

Kompetensi terapan bagi talenta digital mulai dari keterampilan dasar, menengah, hingga lanjutan. Kemudian spesialis digital hingga di puncak piramida ada standar kemampuan untuk menjadi pakar digital.

Ada standar pendidikan formal yang menjadi syarat talenta digital masuk ke tahap pelatihan kompetensi terapan tersebut, antara lain lulus pendidikan menengah atas atau vokasi, pendidikan tinggi, serta telah berkarir profesional dan pegawai pemerintah.

Mempelajari AI

Jika di level paling dasar diajarkan soal cara membuka surel, lalu di mana posisi kecerdasan buatan? AI merupakan satu produk kemajuan teknologi bidang digital yang perkenalan dan penggunaannya masif di berbagai aspek.

Hamdani menjelaskan bahwa pertama-tama, yang penting untuk diajarkan adalah etika pemanfaatan AI. Hal ini terkait dengan perkembangan AI yang berjalan sangat cepat, yang seiring manfaatnya juga terdapat ancaman.

”Kabar baiknya, kami juga berkolaborasi dengan APCICT (Pusat Pelatihan TIK Asia-Pasifik di bawah naungan PBB) terkait dengan modul pelatihan etika AI yang menggunakan standar global,” kata Hamdani.

Artinya, dimanapun nantinya para peserta pelatihan bekerja, di Indonesia atau luar negeri, mereka telah mempunyai etika terstandar yang sama.

Kerja sama dengan Korea Selatan

Menyiapkan talenta digital yang mumpuni berarti juga soal kolaborasi dengan negara lain, terutama yang mempunyai perkembangan pesat terkait teknologi. Korea Selatan salah satunya.

Kerja sama telah dilakukan sejak 2009 silam. Kementerian Kominfo bersama KOICA (Badan Pemerintah Korea yang mengurus bantuan bagi negara-negara berkembang) membangun Balai Pelatihan dan Pengembangan TIK (BPPTIK).

Balai yang juga disebut Korea-Indonesia ICT Training Center tersebut berlokasi di Cikarang, Bekasi. Operasional balai dibuka pada 2011, dengan 432 peserta dari masyarakat umum.

Angkanya kemudian berkembang terus, hingga 2022 lalu tercatat mencapai 37 ribu peserta, yang terdiri dari masyarakat umum, ASN, dan lulusan vokasi. Secara total, ICT Training Center telah mencetak 63 ribu lebih alumni.

Kemana para talenta digital ini bisa menyalurkan ilmu yang dimiliki? Di tingkat nasional, saat ini ada 16 bidang kompetensi pekerjaan yang tersedia. Tahun depan, kelompok wadah ini akan dibuat lebih ramping dengan enam bidang saja.

Keenam area itu, yaitu tata kelola TIK, pengembangan produk, data science, keamanan siber, infrastruktur digital, dan layanan teknologi informasi.

Para talenta digital itu pula idealnya akan mengisi posisi-posisi dalam pemerintahan digital. Dan hal ini juga tercakup dalam kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan.

Banyaknya area kerja sama digital membuktikan eratnya hubungan kedua negara, menurut Janet Sohlhee Yu, Manajer Pengembangan Internasional di Institut Informasi Paten Korea, dalam sesi lokakarya FPCI-Korea Foundation yang sama.

Salah satu praktik terbaik dari kolaborasi tersebut adalah SP4N-LAPOR! sebagai layanan online pengaduan masyarakat. Secara teknik, ada tiga pihak yang terlibat, yaitu KOICA, UNDP (Badan PBB untuk Program Pembangunan), dan Kementerian PAN-RB.

Pada proyek ini, dibangun suatu sistem yang baru. Selain itu juga ada penguatan kapasitas SDM untuk mengelolanya, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan sistem digital ini.

Hasilnya, pada Desember 2023 tercatat 1,9 juta pengguna terdaftar dalam sistem SP4N-LAPOR! Waktu penyelesaian pengaduan juga dipangkas signifikan dari 14 hari menjadi hanya lima hari.

Kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan dalam bidang teknologi digital berlanjut dan semakin erat. Setelah 15 tahun dari pembangunan ICT Training Center, pada 2024 ini dibicarakan soal pembangunan pusat edukasi lainnya.

Pusat edukasi itu antara lain pembangunan Pusat Talenta Digital di IKN Nusantara atas dana hibah KOICA, pembangunan Sekolah Digital Korea-ASEAN yang berfokus pada AI, data science, dan coding.

https://asiasports.id

Google konfirmasi penghentian pembaruan Wear OS 5 untuk Pixel Watch

Google konfirmasi penghentian pembaruan Wear OS 5 untuk Pixel Watch

Google diketahui mulai mengirimkan pembaruan Wear OS 5 untuk Pixel Watch asli dan Pixel Watch 2 pada bulan September.

Namun tak lama setelah peluncuran dimulai, banyak orang melaporkan masalah yang sangat parah pada jam tangan lama ini, di mana setelah pembaruan, jam tangan akan macet di layar kosong.

Mengutip Gsmarena pada Jumat (11/10) waktu setempat, Google mendengarkan semua laporan dan menghentikan peluncuran pembaruan pada tanggal 26 September, tetapi baru mengonfirmasi hal ini dalam sebuah pengumuman di halaman dukungannya untuk lini Pixel Watch.

Perusahaan tersebut berencana untuk melanjutkan peluncuran Wear OS 5 untuk Pixel Watch dan Pixel Watch 2 akhir tahun ini, setelah mengatasi masalah yang ditemukan.

Sayangnya, sepertinya peluncuran ulang pembaruan tersebut tidak akan segera dilakukan.

Jadi, jika memiliki Pixel Watch atau Pixel Watch 2 dan ingin menjalankan Wear OS 5 di perangkat tersebut, tampaknya pengguna masih harus menunggu cukup lama.

https://blog-terkini.my.id

Kemenkominfo bidik pengembangan startup lewat DTC

Kemenkominfo bidik pengembangan startup lewat DTC

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika Hary Budiarto mengatakan pemerintah turut membidik talenta-talenta untuk pengembang startup melalui Digital Talent Center (DTC).

Menurut Hary penciptaan startup melalui DTC melengkapi fungsi lain dari pusat pelatihan SDM digital tersebut untuk mencetak talenta digital memenuhi kebutuhan industri.

“Yang namanya Digital Talent Center itu tidak hanya untuk memenuhi industrinya. Tapi kita juga membuat yang namanya kewirausahaan digital. Jadi talent-talent yang jiwanya menjadi startup. Jadi dengan adanya startup itu nanti dia bisa memproduksi pekerjaan-pekerjaan baru lagi,” kata Hary di Yogyakarta, Sabtu.

Hary mengatakan penciptaan talenta untuk mengembangkan startup dibutuhkan agar nantinya dapat tercipta lapangan-lapangan kerja baru yang dihasilkan oleh talenta digital binaan Kementerian Kominfo.

Dengan demikian, talenta digital yang dicetak oleh Pemerintah tidak hanya sebatas untuk mengisi kebutuhan industri tapi juga dapat berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Hal ini sejalan dengan program Kementerian Kominfo untuk meningkatkan kualitas talenta digital di tahun depan yang diharapkan mampu meningkatkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI).

Di dalam IMDI 2024, Kemenkominfo melakukan pengukuran di 514 kota dan kabupaten Indonesia yang secara nasional meraih nilai 43,34 naik 0,16 dari 2023.

Total nilai tersebut didapatkan sebagai hasil rata-rata dari pengukuran yang dilakukan pada empat pilar yaitu infrastruktur digital yang bernilai 52,70, lalu keterampilan digital dengan nilai 58,25, selanjutnya pemberdayaan dengan nilai 25,68, dan pekerjaan dengan nilai 38,09.

Peningkatan kualitas talenta digital dibutuhkan untuk mendongkrak dua pilar yang dinilai masih kurang yaitu terkait pemberdayaan dan penyerapan pekerjaan.

Hingga saat ini tercatat ada sebanyak sepuluh DTC yang sudah tersebar di Indonesia di antaranya berada di Cikarang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Medan, Makassar, hingga Manado.

Selain itu, Kemenkominfo juga merencanakan pembangunan DTC lainnya dengan tiga prioritas wilayah.

Prioritas pertama akan dilakukan di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Kemudian, wilayah pembangunan DTC prioritas kedua antara lain Riau, Banten, dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sedangkan provinsi lainnya dikategorikan sebagai wilayah prioritas ketiga.

https://vip138go.com

Spesifikasi Xiaomi Pad 7 dan Pad 7 Pro bocor

Spesifikasi Xiaomi Pad 7 dan Pad 7 Pro bocor

Xiaomi akan segera meluncurkan dua tablet baru yakni Pad 7 dan Pad 7 Pro, adapun spesifikasi utama keduanya telah bocor hari ini di Tiongkok.

Dilaporkan Gsmarena pada Sabtu (12/10) waktu setempat, tablet baru tersebut bukanlah penerus Pad 6S Pro, tetapi keduanya dimaksudkan untuk menggantikan Pad 6 dan Pad 6 Pro, yang diluncurkan pada April 2023.

Xiaomi Pad 7 kabarnya akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 7 Gen 3 milik Qualcomm, dan akan mendukung pengisian daya kabel 45W.

Sementara itu, Pad 7 Pro akan ditenagai oleh Snapdragon 8s Gen 3, yang dipasangkan dengan dukungan pengisian daya kabel 67W.

Kedua tablet tersebut tampaknya akan menggunakan layar LCD 11,16 inci dengan kecepatan refresh 144 Hz.

6S Pro akan tetap dijual karena masih menjadi tablet teratas Xiaomi.

Namun demikian, belum jelas kapan Pad 7 dan Pad 7 Pro akan diluncurkan, diprediksi segera setelah pengumuman Xiaomi 15 dan 15 Pro akhir bulan ini.

https://blog-service.xyz

10 Tahun Jokowi talenta digital kian bertumbuh dan siap untuk diasah

10 Tahun Jokowi talenta digital kian bertumbuh dan siap untuk diasah

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika (BPSDM Kemenkominfo) Hary Budiarto mengatakan dalam 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo talenta digital di Indonesia bertumbuh signifikan dan kini berada ditahap siap untuk diasah menjadi talenta unggulan.

“Jadi kinerja Pak Jokowi dalam 10 tahun itu jumlah talenta digitalnya terus merangkak, meningkat, ke depannya bisa semakin baik dengan memperbaiki kualitasnya lewat sertifikasi dan pemberdayaan,” kata Hary di Yogyakarta, Sabtu.

Hary menceritakan pengembangan talenta digital di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo mengalami peningkatan yang signifikan dimulai sejak 2018.

Pada masa itu awalnya Pemerintah melalui Kementerian Kominfo berhasil melatih sebanyak 10.000 talenta digital yang memiliki standar kompetensi untuk bersaing di industri.

Jumlahnya perlahan meningkat namun pasti ke tahun-tahun berikutnya dan mencapai puncaknya di 2022 dengan jumlah 250.000 talenta digital dilatih hanya di tahun itu dengan berbagai kompetensi mengenai digitalisasi dan teknologi berstandar global.

Kementerian Kominfo mencatat sejak 2018 hingga 2024, secara total sudah lebih dari 500 ribu masyarakat Indonesia yang telah terlatih untuk menjadi talenta digital.

Jumlah tersebut belum ditambah dengan talenta digital yang dicetak oleh lembaga-lembaga pendidikan formal yang tentunya apabila ditotalkan secara keseluruhan jumlah mencapai jutaan orang.

Meski begitu, agar lebih optimal diharapkan terdapat kesinambungan bahkan peningkatan program dalam membina talenta digital di pemerintahan periode selanjutnya yang dipimpin Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Hary mengatakan agar dapat tercipta talenta digital yang optimal untuk Indonesia, di pemerintah selanjutnya perlu adanya peningkatan kualitas dari talenta digital dan tidak lagi berfokus pada kuantitas dengan demikian talenta digital tak hanya mampu memecahkan masalah tapi juga berdaya untuk negara.

“Semoga pemerintah yang akan datang menjaga laju program digitalisasi semakin banyak, karena strategi-strategi membina talenta digital sudah kuasai selama pemerintah Jokowi,” kata Hary.

https://savoyardsdanslemonde.com

Samsung mungkin pakai chip Dimensity di Galaxy S25 FE

Samsung mungkin pakai chip Dimensity di Galaxy S25 FE

Samsung akhir-akhir ini menjadi hangat diperbincangkan kalangan penggemar teknologi apalagi setelah beberapa waktu terakhir beredar rumor terkait keputusan perusahaan untuk menggunakan chip jenis tertentu untuk ponsel pintar seri S terbaru mereka Galaxy S25 series.

Kabar terbaru yang dilaporkan oleh GSM Arena, Jumat (11/10), menunjukkan bahwa Samsung bakal menggunakan chip terbaru dari MediaTek, yaitu Dimensity 9400 pada varian Galaxy S25 FE.

Sebenarnya Samsung dan MediaTek telah melakukan cukup lama diskusi dan negosiasi namun nampaknya tidak seluruh varian dari Galaxy S25 series akan ditenagai oleh chip Dimensity.

Sejauh ini dikabarkan varian lainnya seperti Galaxy S25, Galaxy S25+, dan Galaxy S25 Ultra nantinya tetap akan menggunakan chip penerus dari Snapdrgon 8 Gen 3, yaitu Snapdragon 8 Gen 4.

Hal itu juga menepis rumor-rumor awal tentang eksistensi Galaxy S25 series yang pada April 2024 disebutkan akan menggunakan chip besutan Samsung yaitu Exynos 2500.

Sejauh ini keputusan untuk menggunakan Exynos 2500 terbilang cukup rendah dan potensi Samsung menggunakan Snapdragon 8 Gen 4 pada seri Galaxy S25 yang harusnya dirilis di awal 2025 lebih tinggi.

Meski begitu, chip Exynos 2500 mungkin masih akan dirilis di ponsel Samsung pada 2025 namun bukan pada seri S melainkan seri unggulan lainnya, yaitu Z series.

Diprediksi ponsel Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip yang dirilis di 2025 berpotensi menggunakan Exynos 2500 asalkan Samsung telah memperbaiki kinerja dan hasil produksi chipnya tersebut.

https://makesomethinghappen.net

vivo X200 series bakal debut dengan RAM canggih LPPDDR5X Ultra Pro

vivo X200 series bakal debut dengan RAM canggih LPPDDR5X Ultra Pro

Jenama teknologi, vivo, dikabarkan bakal mendebutkan vivo X200 series tidak hanya dengan chip terbaru dari MediaTek yaitu Dimensity 9400 tapi juga akan menghadirkan RAM canggih bernama LPPDDR5X Ultra Pro.

Nama dari RAM itu saja sudah terkesan sangat mahal, namun kemungkinan besar RAM tersebut ialah RAM berkecepatan tinggi yang dikenalkan Samsung pada awal 2024 setelah melakukan pengembangan bersama MediaTek.

Mengutip laporan Gizmochina, Jumat (11/10), jika seri X200 benar-benar mengemas RAM LPDDR5X Samsung, maka beberapa peningkatan kinerja yang mengesankan dapat dinantikan.

Hal itu dikarenakan Samsung mengklaim memori baru itu menawarkan kecepatan transfer data mencapai 10,7Gbps, menjadikannya yang tercepat di industri.

RAM itu juga menjanjikan peningkatan kinerja sebesar 25 persen dan kapasitas 30 persen lebih banyak dibandingkan dengan DRAM seluler perusahaan sebelumnya.

Samsung menggunakan teknologi proses DRAM kelas 12nm terbarunya untuk memproduksi chip LPDDR5X-10700 ini, sehingga menghasilkan perangkat LPDDR terkecil di pasaran.

Untuk efisiensi daya, Samsung telah menambahkan beberapa fitur hemat daya, termasuk sistem yang dioptimalkan yang menyesuaikan penggunaan energi berdasarkan beban kerja dan interval mode daya rendah yang diperpanjang. 

Inovasi-inovasi ini secara kolektif meningkatkan efisiensi daya sebesar 25 persen dibandingkan teknologi RAM LPDDR5X generasi sebelumnya, membantu memperpanjang masa pakai baterai pada perangkat seluler.

Semua prediksi mengenai RAM baru itu baru akan terjawab pada peluncuran resmi seri vivo X200 yang ditetapkan pada tanggal 14 Oktober di China.

Kombinasi prosesor terbaru MediaTek dan RAM tercepat di dunia tersebut mungkin dapat menjadikan seri X200 sebagai pilihan yang menarik bagi pengguna ponsel yang aktif.

https://alexandratolstoy.com

ShopeePay tegaskan komitmen dukung pemberantasan judi online

ShopeePay tegaskan komitmen dukung pemberantasan judi online

Platform pembayaran digital ShopeePay menegaskan komitmennya untuk mendukung pemberantasan judi online melalui pemantauan dan investasi aktivitas yang mencurigakan.

”Kami secara aktif melakukan edukasi serta berbagai upaya untuk mencegah kegiatan perjudian online,” kata Director of Business and Partnership ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Eka mengatakan, ShopeePay mendukung pemberantasan aktivitas ilegal termasuk judi online dengan senantiasa melaksanakan pemantauan yang ketat terhadap transaksi ilegal berdasarkan indikator dan parameter Fraud Detection System (FDS).

Menurut dia, sistem elektronik ShopeePay telah mematuhi ketentuan terkait larangan untuk memuat ataupun memfasilitasi penyebarluasan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilarang sesuai ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menjelaskan, pihaknya menerapkan proses Know Your Customer/Merchant (KYC/M) atau verifikasi data diri & akun pengguna/merchant, dan Enhanced/Ongoing Due Diligence atau pengkinian data diri pengguna.

Selain itu, juga terus melakukan investigasi terhadap transaksi mencurigakan, melaporkan pelanggar kepada pihak yang berwenang, dan melakukan pemblokiran akun terkait.

Sehubungan dengan siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tanggal 11 Oktober 2024, ShopeePay menginformasikan bahwa terkait data transaksi yang diduga terindikasi dengan judi online, pihaknya juga secara aktif melakukan investigasi dan pelaporan kepada pihak berwenang sebagai bentuk partisipasi aktif.

“Dan perusahaan juga berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah memerangi aktivitas ilegal,” katanya.

Diketahui, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menegur keras perusahaan-perusahaan penyedia dompet digital (e-wallet) yang memfasilitasi penjudi online.

“Ada lima perusahaan yang memfasilitasi perjudian online. Kami tindak tegas jika membandel,” kata Budi Arie dalam rilis pers, Jumat.

Menurut data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang diterima Kementerian Kominfo, ada lima perusahaan dompet digital yang masih memfasilitasi judi online.

Adapun nilai transaksi di lima dompet digital tersebut mencapai triliunan rupiah.

https://yertakanhold.org