Namun, keberuntungan pernah dialami oleh warga Jakarta bernama Jonathan Michiels saat membeli tanah di Bogor, Jawa Barat. Awalnya dia membeli tanah kosong, tapi setelah ditelusuri terdapat harta karun tersembunyi. Alhasil, dia pun langsung jadi orang terkaya yang hartanya bertahan hingga 3 generasi.
Bagaimana Kisahnya?
Alkisah, seorang warga Jakarta (dulu Batavia) bernama Jonathan Michiels membeli tanah di Bogor, tepatnya di Cileungsi dan Klapanunggal, dalam kurun 1776-1778. Dia membeli tanah dari tangan pegawai VOC dengan harga berbeda. Untuk tanah di Cileungsi dibeli seharga 29.500 ringgit Belanda. Lalu, tanah di Klapanunggal dibeli seharga 26.400 ringgit Belanda.
Kedua tanah punya karakteristik sama: tanah kosong, hanya ada pepohonan, dan punya kontur berbukit seperti gunung. Saat membeli, Jonathan tentu tak menjelajahi setiap jengkal tanah. Jadi, dia juga tak mengetahui kondisi sesungguhnya di tanah tersebut. Dia hanya membeli tanah untuk investasi semata.
Namun, suatu waktu Jonathan terkejut ketika mengetahui ada harta karun di tanahnya. Harta karun tersebut adalah komoditas berharga dan sangat mahal, yakni sarang burung walet. Ternyata, tanah berbukit itu jadi tempat tinggal burung walet membuat sarang.
Perlu diketahui, sarang burung walet merupakan komoditas berharga di masa kolonial selain rempah-rempah. Komoditas tersebut biasanya digunakan oleh bangsawan sebagai makanan atau keperluan estetik. Tak banyak tempat di dunia yang jadi hunian burung walet bersarang, sehingga bernilai tinggi. Salah satu tempat itu adalah Indonesia.
Fakta ini kemudian membuat Jonathan bak tertimpa durian runtuh. Dia pun bergegas memanfaatkan sarang burung walet tersebut untuk diperjualbelikan dengan harga fantastis.
Jean Gelman Taylor dalam The Social World of Batavia (1983) mencatat, kehidupan Jonathan kemudian berubah. Dia menjadi salah satu orang terkaya di Batavia. Dari keuntungan penjualan, dia kemudian membeli tanah lagi.
Sadar hidup ada batasnya, Jonathan kemudian menulis surat wasiat pada 1800. Dia membagi tanah-tanah tersebut kepada lima anaknya: Andries, Pieter, Augustijn, Elizabeth, dan Geetruida. Warisan tersebut membuat hidup keluarga Michiels hingga 2 keturunan tak kesulitan. Semuanya kaya raya.
Salah satu keturunan keluarga Michiels yang paling kaya berkat warisan Jonathan adalah Augustijn. Sejarah mencatat dia jadi pewaris tunggal kekayaan Jonathan sebab saudara-saudaranya meninggal muda.
Menurut F de Haan dalam De Laatste der Mardijkers (1917), kekayaan Augustijn dari warisan ayah memberinya banyak keistimewaan. Dia praktis menjadi orang terkaya tanpa perlu bekerja keras.
Meski begitu, Augustijn pintar mengelola uang. Seluruh uang dibelikan lahan baru yang bakal disewakan. Tercatat, dia membeli lahan di Nambo, Cipanas, Ciputri, Cibarusah, Naggewer, dan beberapa daerah pinggiran Batavia lain yang kini masuk administrasi Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.
Menurut de Haan diperkirakan luas tanah milik Augustijn setara dengan luas Provinsi Utrecht, Belanda, yang mencapai 1.449 km2 atau 144 ribu hektar. Selain itu, uang tersebut juga digunakan untuk usaha lain, seperti tambang emas, dan banyak properti.
Semua ini lantas membuat kekayaan keluarga Michiels makin banyak. Augustijn sendiri wafat pada 27 Januari 1883. Dia mewariskan seluruh kekayaan kepada anak-anaknya atau generasi ketiga keluarga Michiels.
Pasalnya, saat ini tidak sedikit lansia di Jepang yang berakhir di jeruji besi karena tindakan kriminal. Banyak dari mereka bahkan ingin masuk penjara secara sukarela demi menyambung hidup.
Menurut BBC International, para lansia menganggap penjara adalah tempat menyambung hidup terbaik. Di balik jeruji besi, mereka bisa memperoleh tempat tinggal, mendapat layanan kesehatan 24 jam, dan terpenting, kebutuhan hidup dasar dapat terpenuhi.
Hal ini disebabkan karena kehidupan masa tua di Jepang tidak diiringi dengan kualitas hidup yang membaik. Saat mereka tak lagi produktif, lansia ini dihadapkan pada mahalnya biaya hidup, tingginya biaya pelayanan kesehatan, serta jeratan kesepian akibat ditinggal keluarga.
Menurut laporan pemerintah pada 2021 yang dikutip The Economist, dikutip Sabtu (5/10/2024) jumlah pelaku kriminal di atas usia 65 tahun telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama 20 tahun terakhir. Secara persentase, sebagaimana dilaporkan Reuters, jumlah ini meningkat 7% dari satu dekade sebelumnya.
Pada 2006 misalnya, The Guardian melaporkan bahwa tahanan berusia 60 tahun ke atas berjumlah 28.892 orang atau 12% dari keseluruhan tahanan berjumlah 80.000. Angka ini meningkat drastis dari tahun 2000 yang hanya 9.478 orang.
Memang, mereka tidak mendapat kebebasan. Tapi, di penjara, warga dijamin pemerintah. Contoh kasus, seorang kakek berusia 64 tahun bernama Toshio Takata. Ia secara sengaja ingin dipenjara.
Toshio awalnya seorang pensiunan yang tinggal seorang diri. Namun, uang pensiun yang didapat tak bisa menutupi besarnya biaya hidup.
Setelah kocar-kacir cari nafkah dan gagal, Toshio putus asa dan punya rencana cerdik. Dia ingin mencuri sepeda, lalu secara sukarela menyerahkan diri kepada polisi. Sekali waktu, dia sungguh melakukan itu dan berhasil.
“Lihat, saya mengambil sepeda ini,” katanya kepada polisi, saat menceritakan ulang ke BBC International.
Meski tergolong kecil, polisi sangat serius menindaknya. Hasilnya pun sesuai harapan sang kakek di mana ia dipenjara setahun.
“Saya bisa makan dan tinggal secara gratis,” kata Toshio tanpa rasa bersalah.
Setelah setahun dan bebas, Toshio malah ketagihan hidup di penjara. Dia lagi-lagi punya rencana jahat dan berhasil ditindak. Kali ini dia super bahagia karena bisa menghabiskan waktu di penjara lebih lama. Di hukuman kedua, polisi menghukumnya delapan tahun penjara karena melakukan pengancaman dengan senjata.
“Saya menyukai karena bisa tinggal gratis. Bahkan setelah keluar nanti, saya punya uang banyak karena dana pensiun saya tidak terpakai oleh kebutuhan di rumah,” ujar kakek berusia 64 tahun itu.
Jika kasus Toshio didasarkan pada masalah finansial, maka kasus yang menjerat para perempuan lansia lain cerita. Perlu diketahui, mayoritas tahanan lansia adalah perempuan.
Kantor berita NHK menulis mayoritas kasus para nenek 90% adalah pencurian. Mereka secara sukarela masuk penjara karena kesepian, bisa karena ditinggal keluarga atau cerai.
Ambil contoh cerita Takako Suzuki. Perempuan berusia 76 tahun itu rela masuk penjara karena menganggap hidupnya di sana bisa bahagia.
Sebelum menjadi terdakwa, Takako punya suami dan dua anak yang sudah bekerja. Kesibukan anaknya dan suami yang sudah tiada membuat dia merasa kesepian, yang membuatnya nekat melakukan aksi pidana dan mencapai yang dia inginkan, yakni masuk penjara.
Saat ditahan, polisi mendiagnosis dia terkena demensia, sehingga dia dibebaskan setelah enam hari ditahan. Namun, setelahnya dia justru kembali ingin masuk penjara dengan mencuri.
Kepada NHK, Takako cerita saat di penjara kualitas hidupnya meningkat. Dia tak lagi kesepian, bisa ngobrol bareng tahanan lain, melakukan kegiatan keterampilan, dan mendapat pengobatan fisioterapi secara gratis. “Saya lebih baik dan suka di sini. Sangat senang,” kata Takako.
Kisah Toshio dan Takako berujung pada lahirnya ‘lingkaran setan’ yang tak berujung. Dalam laporan The Economist lagi, Jepang awalnya cukup keras terhadap narapidana.
Namun, karena beberapa tahun terakhir mayoritas diisi tahanan lansia, maka pemerintah melunak. Mereka kemudian menjadikan penjara sebagai rehabilitasi. Masalahnya, dengan pola pikir “penjara membawa kesejahteraan”, para lansia malah betah dan menganggap penjara sebagai panti jompo. Akibatnya, kasus ini pun tak akan selesai.
Peneliti Universitas Kokugakuin, Yasuda Megumi, menyebut langkah pemerintah Jepang merehabilitas tahanan baik, tetapi yang harus diperkuat adalah soal jaring pengaman. Maksudnya, seperti reformasi hukum untuk membatasi penahanan lansia atau menawarkan amnesti.
Dalam riset When the Elderly Turn to Petty Crime: Increasing Elderly Arrest Rates in an Aging Population, Naomi F. Sugie menjelaskan bahwa persoalan ini membutuhkan integrasi kehidupan sosial yang jelas di antara masyarakat Jepang. Pemerintah, misalnya, bisa melakukan peningkatan potongan gaji bulanan saat usia produktif untuk dana pensiun lebih besar di masa depan.
Lalu, masyarakat pun harus mulai mengubah pola pikir tentang keluarga. Mulai dari keengganan memiliki anak, memilih hidup sendirian, dan sekalipun punya keluarga, banyak orang ingin hidup mandiri karena tinggal bersama keluarga bisa merepotkan.
Akibatnya, kesulitan ekonomi yang menjerat dan kuatnya budaya ala Jepang itu membuat pikiran “penjara membawa kebahagiaan” sulit dilepas. Dengan melihat proyeksi penduduk Jepang masa depan yang didominasi lansia, bukan tidak mungkin bahwa akan ada ribuan kisah-kisah Toshio dan Takako lain di masa depan.
Salah satunya terjadi pada 1993 saat para peneliti menemukan bongkahan gunung emas di Kalimantan. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 53 juta ton.
Kala itu, banyak pihak tertarik berburu dan memilikinya. Namun, perburuan itu akhirnya menimbulkan kehebohan yang berakhir jadi rasa malu tak terkira.
Bagaimana ceritanya?
Bikin Geger
Narasi gunung emas pertama kali dikeluarkan oleh perusahaan tambang asal Kanada, Bre-X. Tempo (30 November 1998) menyebutnya sebagai perusahaan gurem, tanda dia bergerak kecil-kecilan.
Sebagaimana diuraikan Bondan Winarno dalam laporan investigasi Bre-X: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi (1997:50) pada 1993, perusahaan sebelumnya telah melakukan perjalanan 12 hari di Kalimantan Timur. Mereka menyusuri hutan tropis antah berantah demi menemukan wilayah, yang menurut ahli geologi John Felderhof kaya akan emas, bernama Busang.
Usai menelusuri dan memastikan potensi kawasan, perusahaan membuat surat terbuka kepada para investor. Inti surat itu menjelaskan prospek masa depan Busang, yang jika digarap serius, maka bisa saja para investor akan kaya raya.
Di Indonesia sendiri memang sudah banyak orang kaya berkat tambang emas. Proyek Freeport di tanah Papua jadi salah satu buktinya.
Seketika, kabar itu langsung heboh. Apalagi, perusahaan juga mengumumkan kalau tanah Busang bak memiliki gunung emas sebesar 53 ton.
Alhasil, di Kanada, saham Bre-X langsung meroket dan mencapai rekor tertingginya sepanjang sejarah. BBC International mencatat nilai perusahaan dari semula sangat kecil berubah seketika menjadi Rp7 triliun.
Sedangkan di Indonesia, para petinggi negara dan pengusaha langsung kepincut. Sebut saja orang terdekat Presiden Soeharto, seperti pengusaha Bob Hasan dan anak Soeharto sigit.
Keduanya langsung “ngiler”. Lewat perusahaannya masing-masing, perlahan keduanya menguasai area penambangan di Busang.
Pada 1997, Bob Hasan sudah mengakuisisi 50% saham PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina di mana eduanya menguasai penambangan Busang I dan Busang II. Bahkan, Sigit dibujuk oleh pihak Bre-X uang US$1 juta per bulan agar perusahaannya, PT Panutan Daya, menjadi konsultan di Busang.
Awalnya semua berjalan lancar. Keikutsertaan proyek emas di tengah ketidakpastian ekonomi tahun 1990-an menjadi secercah harapan. Akan tetapi, tak mudah bagi Bre-X berbisnis di Indonesia.
Presiden Soeharto mengharuskan perusahaan asing berbagi saham dan bekerjasama dengan pemerintah. Dalam kasus Busang, Soeharto menunjuk PT Freeport-McMoran sebagai perusahaan tambang mewakili pemerintah. Dari sinilah fakta emas Busang mulai terungkap.
Kena Prank
Sebagai perusahaan ternama, Freeport menjalankan prosedur ketat, yakni verifikasi lapangan. Mereka wajib mengambil sampel untuk membuktikan di laboratorium bahwa tanah tersebut benar mengandung emas. Bergeraklah tim Freeport ke sana.
Tak disangka, pada 19 Maret 1997, hari yang sama saat Freeport melakukan verifikasi, tersiar kabar kalau bos Bre-X menghilang. Bos itu bernama Michael de Guzman, Direktur Eksplorasi Bre-X.
Dikabarkan, Guzman tewas bunuh diri melompat dari kursi penumpang helikopter perjalanan Samarinda-Busang. Ditemukan pula surat wasiat.
“Kursi belakang dengan satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulis Bondan Winarno (1997:117)
Di darat, tim SAR menemukan mayat yang diyakini Guzman. Mayat itu dibawa ke Filipina untuk dimakamkan. Namun, naluri investigasi Bondan Winarno sebagai jurnalis berkata lain. Dia yakin bahwa mayat itu bukan Guzman.
Setelah melakukan penelusuran hingga Kanada, keyakinan itu benar. Ciri-ciri fisik pada mayat dan Guzman berbeda. Kesimpulannya, dia masih hidup dan sengaja disembunyikan.
Rupanya, kejadian ini punya benang merah atas kasus gunung emas Busang. Pada saat bersamaan, Freeport merilis hasil verifikasi: tanah Busang tidak mengandung emas.
Berbagai peneliti independen juga melaporkan hal serupa. Tidak terdapat emas di batuan Busang dari tahun 1995-1997.
Seketika, kabar itu membuat heboh Indonesia. Sebab, telah berhasil membuat Presiden Soeharto ketipu. Saham Bre-X pun langsung anjlok. Para investor ngamuk. Bahkan, mereka sampai menyandera bos Bre-X, David Walsh, untuk meminta uangnya kembali.
Butuh waktu lama agar kasus ini mereda. Namun, tetap saja tak bisa diselesaikan dan masih menyisakan tanda tanya terutama soal hilangnya Guzman.
Mengutip kembali laporan BBC International, setelah kejadian itu batang hidung Guzman tak terlihat lagi. Keluarga pun tidak mengetahuinya hingga sekarang.
Akan tetapi, keluarga yakin dia masih hidup. Konon dia mengasingkan diri di Amerika Selatan.
Hadiah ini diberikan ke Suseno bukan karena pencapaian sebagai prajurit Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), tetapi karena berhasil menang undian Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB).
Surat kabar Suara Pembaruan (8 Mei 1991) menuliskan, Suseno mendapat uang Rp1 miliar dari undian SDSB periode ke-14. Awalnya dia membeli kupon seharga Rp5.000 dan tak disangka berhasil menang hingga mendapat uang Rp1 miliar. Keberhasilan Suseno memperoleh undian SDSB praktis mengubah jalan hidupnya, dari semula prajurit biasa-biasa saja menjadi prajurit miliarder.
Pada tahun 1990, uang Rp1 miliar sangat besar. Harga rumah di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta, saja mencapai Rp80 juta per unit. Artinya, dengan uang Rp1 miliar, Suseno bisa membeli 12 unit rumah di Pondok Indah.
Lalu, harga emas pada 1990 hanya Rp20 ribu per gram. Dengan uang Rp1 miliar, Suseno bisa memborong 50 Kg emas. Berarti jika dikonversikan melalui penyetaraan harga emas (1 gram: Rp1 juta), diketahui uang Rp1 miliar setara Rp50 miliar pada masa sekarang.
Artinya, dengan uang Rp 1 miliar pada tahun 1991, Suseno bisa menikmati hidup hingga akhir hayat tanpa kerja.
Kaya Raya dari SDSB
Perlu diketahui, SDSB adalah program undian yang resmi dijalankan Kementerian Sosial di era Pemerintahan Soeharto dan berlaku sejak 1 Januari 1989.
Program ini bertujuan untuk menarik uang dari masyarakat yang nantinya dialihkan untuk pembangunan. Sebagai gantinya masyarakat mendapat hadiah dari pemerintah dengan nominal tertinggi mencapai Rp 1 miliar.
Untuk mengikuti SDSB, masyarakat hanya perlu membeli kupon dan menunggu pemberitahuan pemenang. Biasanya pemenang diumumkan di hari Rabu malam lewat siaran radio.
Jika kupon yang dibeli sesuai dengan pengumuman, maka si pembeli mendapatkan uang hadiah. Namun, peluangnya sangat kecil. Dari jutaan peserta, hanya 1-2 orang saja yang berhasil menang. Jadi, seseorang yang memenangkan undian ini membuat jatah hoki seumur hidupnya terpakai.
Daya tarik SDSB kemudian membuat orang berlomba-lomba mengikutinya, dari mulai petani, tukang becak, sampai prajurit TNI. Mereka terkadang berkonsultasi juga kepada dukun untuk mendapat nomor yang bakal menang.
SDSB memang terbukti membuat banyak orang mendadak kaya, tapi program ini tak ada bedanya dengan perjudian yang lagi ramai belakangan ini. Aktivis penentang Orde Baru, Sri Bintang Pamungkas dalam Ganti Rezim Ganti Sistim (2014) menyebut, SDSB seperti judi yang dilegalisasi pemerintah Soeharto.
Tak heran, ketika SDSB populer, banyak juga masyarakat dan lembaga yang menentangnya. Pada akhirnya, SDSB pun berakhir pada 1993.
Alex adalah seorang polisi yang memulai karirnyadi San Francisco, Amerika Serikat. Dia tercatat sebagai polisi berprestasi, pernah jadi detektif di Satuan Tugas Narkotika sebelum bergabung di Unit Korban Khusus. Pada 2020, gajinya mencapai US$ 133.000 (Rp 2,5 miliar) per tahun.
Ditambah bonus dan benefit lainnya, uang yang dia terima tembus US$ 272.000 (Rp 4,2 miliar). Meski pekerjaan sebagai polisi memberikan stabilitas keuangan, Alex mengaku kehilangan keseimbangan hidup antara kehidupan profesional dan personal. Jam kerjanya bisa 60-100 jam setiap minggu. Pada satu titik, Alex tergerak untuk mengubah haluannya. Ia berhenti mengambil lembur dengan konsekuensi pendapatannya berkurang jauh.
Ia pun mulai berpikir untuk investasi pada aset bergerak, agar bisa keluar dari jebakan gaji bulanan. Dengan begitu, gaji yang ia terima tiap bulan bisa dialokasikan untuk kebutuhan tersier seperti liburan, membeli mobil, dan investasi tambahan.
Mulanya Alex berpikir untuk berinvestasi di sektor properti. Namun, modal yang besar membuatnya mengurungkan niat. Apalagi, bisnis properti memakan biaya besar untuk perawatan dan operasional.
Awal mula bisnis ATM
Alhasil, pada 2017, Alex terinspirasi untuk berinvestasi pada mesin ATM. Mulanya, ia mendapat ide tersebut dari rekan kerja yang sedang mencari tahu soal bisnis tersebut.
Lantas, ia mendalaminya dengan bergabung ke grup di media sosial, menonton YouTube, hingga membaca berbagai bahan terkait bisnis ATM.
Bisa dibilang bisnis ini sangat berseberangan dengan pengetahuan yang dia punya. Namun, ia tertarik karena modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.
Dibandingkan bisnis properti, modal untuk membangun ATM bisa kurang dari US$ 3.000 (Rp 46 juta). Selain itu, risikonya juga relatif minim. Jika ATM yang dibangun tak menghasilkan di lokasi tertentu, pemilik bisa melakukan relokasi ke tempat yang lebih strategis.
Karena itu, ia menilai bisnis ATM merupakan investasi bergerak. Tak menunggu lama, ia mulai menjalankan bisnis ATM pada 2018 sebagai pekerjaan sampingan.
Saat dipasang, mesin ATM dengan cepat memberikan profit. Tiga tahun setelah membuka ATM pertamanya, Alex mengundurkan diri dari profesinya sebagai polisi pada Maret 2021.
Berdasarkan dokumen yang dilihat Insider, dari Januari 2021 hingga April 2023, penjualan total Alex senilai US$ 12 juta (Rp 185 miliar) . Profit bersihnya US$ 2,5 juta (Rp 38,6 miliar) melalui perusahaan ‘ATMTogether’ miliknya.
ATM Together menyediakan jasa mesin dan layanan ATM. Setelah mengetahui seluk-beluk bisnis transaksi keuangan, ia lalu mendirikan perusahaan ‘Merchant Task Force’ yang menyediakan layanan terminal kartu kredit.
Pendapatannya US$ 844.000 (Rp 13 miliar) dengan profit bersih US$ 742.000 (Rp 11,4 miliar) pada periode yang sama.
Pencarian lokasi ATM
Pada 2018 sebelum membuka mesin ATM pertamanya, Alex mengambil cuti selama 2 minggu untuk mencari lokasi strategis. Ia mencari area yang ramai, sehingga bisa mendapatkan insentif ketika membuka mesin ATM.
Alex menyasar area turis dan lokasi padat seperti klub malam, restoran, dan perkantoran. Ia juga menawarkan pelaku bisnis kecil untuk menempatkan mesin ATM-nya tanpa ada biaya tambahan.
Ia bercerita pengalamannya menghubungi ratusan pelaku bisnis dan jalan kaki ke lebih dari 20 lokasi.
“Ketika pertama kali memulai bisnis ini, saya banyak mendapat penolakan. Sangat sulit bagi saya untuk bekerja [sebagai polisi] ketika harus berpikir keras soal bisnis sampingan ini,” ia menceritakan.
Alex sebenarnya berencana membuka 3 titik mesin ATM. Namun, ia akhirnya berhasil mengamankan 6 lokasi mesin ATM. Antara lain, 3 di toko minuman keras, 2 di salon potong rambut, dan 1 di salon kecantikan di area San Francisco.
Ketika mesin mulai beroperasi, Alex menaruh duit di dalamnya sekitar US$ 2.000-3.000 (Rp 31-46 jutaan).
Alex mengingat penghasilan minimumnya dari 1 mesin ATM kala itu rata-rata US$ 200 (Rp 3 juta per bulan). Dalam sebulan, ia akhirnya menyadari lokasi paling banyak dipakai untuk melakukan transaksi ATM adalah di toko minuman keras.
Komisi penarikan uang di lokasi-lokasi itu memberikannya profit lebih besar, yakni US$ 250-500 per bulan (Rp 3,8-7,7 jutaan) per mesin ATM. Sementara lokasi lainnya hanya mengumpulkan profit US$ 25-100 (Rp 385 ribuan hingga Rp 1,5 jutaan) per mesin ATM.
Ia memberikan waktu bagi mesin ATM-nya selama 2 bulan sebelum memuturkan apakah akan mempertahankan lokasi yang sama atau relokasi ke wilayah lain.
Alex mengaku memiliki mentor dari Facebook yang sudah lebih dulu menekuni bisnis ini dan sukses. Berdasarkan masukan yang ia terima, akhirnya ia memindahkan 3 mesin ATM dari salon kecantikan dan salon potong rambut ke supermarket dan toko minuman keras lainnya.
Dari keputusan, ia mulai mendapatkan profit lebih besar. Rata-rata profit bulanannya dari satu mesin mencapai US$ 600 (Rp 9,2 jutaan) per bulan.
Dalam waktu 6 bulan, mesin ATM-nya makin ramai dan keuntungan per unit mencapai US$ 3.000 (Rp 46 jutaan) per bulan. Artinya, dalam waktu 6 bulan, ia sudah bisa balik modal.
Strategi Bisnis ATM
Ketika Alex sudah mengumpulkan duit yang cukup untuk menambah mesin ATM, ia sadar masih perlu modal untuk menyediakan uang tunai di mesin ATN. Akhirnya, ia mendaftarkan dua kartu kredit dan menggunakannya untuk membeli mesin.
Ia sengaja memilih kartu kredit yang tak memiliki bunga untuk 1 tahun pertama. Dengan begitu, ia punya waktu untuk mengumpulkan tunai lebih banyak tanpa pengeluaran bunga tiap bulan.
Ketika pertama kali membeli 6 mesin ATM, Alex mengira sudah untung karena mendapat diskon. Namun, belakangan ia sadar mekanisme itu tak menguntungkan karena ia harus membayar komisi 30% dari pendapatannya.
Agen yang ia ajak bekerja sama mengatakan hal itu normal, namun ia akhirnya mendapatkan cara yang lebih cuan.
Mesin selanjutnya ia beli langsung ke produsen, tanpa melalui agen. Tak semuanya mesin baru, melainkan ada yang refurbished. Kisaran harganya lebih murah, US$ 1.800-2.200 tergantung model.
Dari mekanisme tersebut, ia tak perlu membayar komisi lain sebesar 30% ke agen. Alhasil, ia pun makin untung dan bisa membeli mesin ATM tambahan dengan lebih cepat.
Pada 2020, Alex sudah memiliki 30 mesin ATM yang tersebar di San Francisco. Masing-masing memberikan keuntungan US$ 250-1.500 per bulan.
Rata-rata keuntungan gabungan dari mesin ATM yang ia miliki tembus US$ 9.000-12.000 (Rp 139-185 jutaan) per bulan. Meski belum menyamai gaji dari pendapatan utamanya sebagai polisi, namun ia makin fokus menggarap bisnis ATM.
Akhirnya, pada 2021 Alex sudah mampu mendapatkan profit yang berkali-kali lipat. Ia pun memutuskan berhenti dari profesinya sebagai polisi dan menikmati kehidupan sebagai pebisnis ATM yang lebih fleksibel.
Ia lalu bertemu dengan provider ATM dan bekerja sama untuk turut menjadi penyedia mesin. Melalui mekanisme ini, ia bisa jauh lebih santai dalam mengatur bisnisnya.
Pelajaran berharga yang diambil Alex dari pengalaman ini adalah teruslah berusaha untuk berinvestasi pada diri sendiri.
“Menambah ilmu untuk diri sendiri adalah hal terpenting,” ujarnya.
“Semuanya bermula dari rekan kerja saya yang memiliki ide ini. Saya lalu mengambil ide itu dan mencari tahu lebih dalam. Saya menggunakan berbagai media dan baca banyak sumber. Akhirnya, saya berani untuk mengeksekusinya hingga sekarang,” ia memungkasi.
Tim bulu tangkis junior Indonesia siap menghadapi China pada babak final Piala Suhandinata 2024 di Nanchang International Sports Center Gymnasium, Nanchang, China, Sabtu (5/10). Dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, Jumat, ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk mengulangi prestasi pada tahun 2019.
Terakhir kali piala ini diboyong ke Indonesia 5 tahun lalu, dimana Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan kawan-kawan sukses menjadi juara usai menjungkalkan China 3-1 di Kazan, Rusia. Namun, pada edisi tahun lalu, China menang dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang digelar di Spokane, Amerika Serikat.
Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Rionny Mainaky berharap, anak-anak asuhnya bisa bermain lebih lepas dan menunjukkan daya juang yang tinggi di babak pamungkas.
“Tinggal recovery yang baik, besok tidak ada alasan apa pun, mari selesaikan tugas,” ujar Rionny.
Adapun Rionny menilai, peluang untuk menjadi juara tetap terbuka walau lawannya adalah sang tuan rumah unggulan pertama.
“Dengan sistem skor yang baru ini semua bisa terjadi jadi jangan takut. Jadikan dukungan suporter tuan rumah itu sebagai kata tambahan, jangan menjadi beban,” pesan Rionny. Lebih lanjut, Rionny memuji mental bertanding Mutiara Ayu Puspitasari cs. saat menang atas Jepang di babak semifinal. Sempat unggul tapi terkejar, Indonesia tetap bisa tampil tenang untuk memastikan tiket final.
“Saya merasa senang sekali melihat perjuangan anak-anak hari ini. Perjuangan mereka sangat luar biasa, laga yang tidak gampang,” ungkap Rionny. “Strategi berjalan cukup baik. Dari start sudah ambil banyak poin, walau sempat terkejar tapi mereka bisa memperlebar lagi. Mental bertanding sangat ok. Memang cukup diuntungkan kalau sudah memimpin beberapa poin di skor sistem seperti ini,” imbuhnya.
Sependapat, pelatih ganda campuran Muhammad Rijal juga menganggap tidak ada yang tidak mungkin di partai final besok. “Setelah menjadi runner up di Kejuaraan Asia Junior kemarin, kepercayaan diri dan pengalaman Darren/Bernadine meningkat. Itu membuat saya yakin mereka bisa diandalkan,” kata Rijal.
“Besok melawan China saya akan mempersiapkan mereka lagi. Tidak ada yang tidak mungkin apalagi dengan sistem skor seperti ini. Besok masuk lapangan harus langsung in,” tambahnya.
Sementara kapten tim Mutiara Ayu Puspitasari berpesan kepada semua tim untuk tampil all out dan penuh tekad untuk meraih gelar juara.
“Kami senang bisa kembali ke final tapi kami mau juara,” kata Mutiara.
“Kami juga tahu besok tidak akan mudah tapi saya berpesan untuk semua, mari kita tekadkan penuh untuk mengambil piala itu,” imbuhnya
Mengutip The Guardian, Kamis (3/10/2024), Israel memerintahkan warga yang tinggal di wilayah Nabatieh, Ibu Kota provinsi di Lebanon Selatan, dan beberapa kota dan desa di utara Sungai Litani. Diketahui, daerah tersebut berada di tepi utara zona perbatasan yang ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB setelah perang tahun 2006.
Nantinya, para pengungsi dari kedua wilayah tersebut akan bergabung dengan lebih dari satu juta orang yang telah mengungsi, yang selanjutnya akan membebani sumber daya pemerintah Lebanon yang terbatas akibat krisis ekonomi dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Perintah evakuasi muncul di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah utara saat Hizbullah meluncurkan hampir 200 rudal dan pesawat tak berawak ke Israel utara dalam kurun waktu satu hari, salah satu jumlah tertinggi dalam beberapa hari terakhir.
Selain di perbatasan, Israel juga melanjutkan serangan udaranya terhadap Hizbullah di Beirut. Beberapa serangan udara terdengar di ibu kota tersebut sejak Kamis sore hingga larut malam, dengan satu serangan dilaporkan menghantam kantor departemen media Hizbullah di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut.
Seorang sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Israel telah melancarkan 11 serangan berturut-turut terhadap benteng kelompok tersebut di Beirut. Menurut media Israel, Hachem Safieddine, calon pemimpin Hizbullah berikutnya, menjadi target serangan udara di Dahiyeh.
Sebelumnya, Hizbullah mengatakan tujuh paramedis dan petugas penyelamat dari divisi medisnya, Komite Kesehatan Islam, tewas dalam serangan di kantornya di Bashoura. Kementerian kesehatan mengatakan 14 lainnya terluka.
Palang Merah Lebanon mengatakan serangan Israel melukai empat paramedisnya saat mereka mengevakuasi orang-orang yang terluka dari selatan. Belum ada komentar langsung dari militer Israel.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menggambarkan situasi yang mengerikan bagi para medis yang merawat korban. Pasalnya, ada tiga fasilitas kesehatan yang sudah ditutup di wilayah Lebanon Selatan.
“WHO menyerukan deeskalasi konflik, agar perawatan kesehatan dilindungi dan tidak diserang, agar rute akses diamankan dan pasokan dikirim. Dan untuk gencatan senjata, solusi politik, dan perdamaian. Obat terbaik adalah perdamaian,” ucapnya.
Israel memutuskan untuk meluncurkan kampanye militer besar-besaran untuk menumpas Hizbullah pada pekan lalu. Hal ini menyusul serangan massal terhadap pager dan walkie talkie milik kelompok itu dengan mengubah alat komunikasi tersebut menjadi peledak, menewaskan 37 orang.
Sebelumnya, Israel dan Hizbullah sendiri sudah terlibat serangan lintas batas sejak Oktober tahun lalu. Hizbullah memulai serangan sebagai bentuk solidaritas terhadap milisi Palestina, Hamas, dan warga Jalur Gaza yang terus menerus mendapatkan serangan dari Negeri Zionis.
Pada Jumat pekan lalu, sebuah serangan Israel berhasil mengenai pemimpin tertinggi Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah. Ia tewas setelah sebuah bom seberat 2.000 pon dijatuhkan oleh pesawat militer Israel ke sebuah titik yang merupakan bunker dari tokoh tersebut.
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas lembaga pembiayaan Agusman mengungkapkan pembiayaan modal ventura yang merupakan salah satu bentuk pembiayaan utama untuk perusahaan rintisan (startup) masih mengalami kontraksi, sedangkan untuk pinjaman online (pinjol) atau peer-to-peer lending (P2P) masih mengalami pertumbuhan signifikan.
Agusman menyampaikan piutang pembiayaan multifinance naik 10,18% secara tahunan (yoy) pada Agustus 2024 menjadi Rp 499,29 triliun. Meski masih tumbuh, namun piutang pembiayaan tercatat melambat dari bulan Juli lalu yang tercatat naik 10,53% yoy.
“Rasio pembiayaan macet (NPF) gross Agustus sebesar 2,66%, di Juli lalu 2,75%. NPF net 0,83% di Agustus, sedangkan bulan Juli lalu 0,84%. Gearing ratio turun jadi 2,34 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali,” jelas Agusman.
Secara spesifik, pembiayaan modal ventura hingga akhir Juli turun 9,03% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 16,19 triliun. Nilai kontraksi bulan Juli melambat dibandingkan periode Juni yang mencapai 10,67%.
Sementara itu, untuk pembiayaan pinjol hingga akhir Agustus 2024 nilai outstanding tumbuh 35,62% (yoy) menjadi Rp 72,03 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih cepat dari bulan Juli yang tumbuh 23,97% (yoy).
Sementara itu tingkat kredit macet pinjol (TWP90) tercatat turun pada bulan Juli dibandingkan sebelumnya.
“Tingkat TWP90 terjaga di 2,38% per Agustus 2024, dibandingkan pada Juli 2,53%,” terang Agusman dalam RDK Bulanan OJK, Selasa (1/10/2024).
Agusman juga mengungkapkan per Agustus 2024 terdapat 6 dari 147 perusahaan pembiayaan yang belum penuhi persyaratan modal minimum. Lalu masih terdapat 26 dari 98 p2p lending yang belum memenuhi ekuitas min Rp 7,5 miliar yang mulai berlaku 4 Juli 2024 sebagaimana diatur di POJK 10 tahun 2022.
“OJK terus lakukan langkah untuk mendorong ekuitas min tersebut, baik berupa injeksi modal, atau kembalian izin usaha,” jelas Agusman.
Sementara itu, selama Agustus 2024, Agusman menyebut OJK telah mengenakan sanksi administrasi kepada 19 perusahaan pembiayaan, 12 modal ventura dan 17 p2p lending atas pelanggaran POJK yang berlaku.
Hal ini menyusul kebakaran yang terjadi pada Sabtu (28/9) akhir pekan lalu. Dampak kerusakan dari insiden tersebut ternyata parah.
Pada Senin (30/9), tim evakuasi masih membersihkan puing-puing di area pabrik. Petugas mengalami kesulitan untuk inspeksi karena kerusakan yang terjadi meluas.
“Kami telah menempatkan mobil pemadam kebakaran di pabrik karena ada kemungkinan terjadinya kebakaran susulan atau asap akan keluar ketika gudang yang roboh saat kecelakaan tersebut disingkirkan,” kata M. Velu, petugas pemadam kebakaran, dikutip dari Reuters, Selasa (1/10/2024).
“Kami belum memastikan penyebab kebakaran tersebut,” ia menambahkan.
Laporan Reuters menyebut 523 pekerja sedang bertugas saat kebakaran terjadi. Sebanyak 10 orang mndapat perawatan medis, sementara 2 di antaranya dilarikan ke rumah sakit akibat insiden tersebut.
Sebagai informasi, Tata Electronics merupakan salah satu pembuat iPhone di India, dalam mendukung kebijakan ‘Made-in-India’ yang dicanangkan pemerintah setempat. Selain Tata Electronics, Foxconn dan Pegatron juga merupakan mitra Apple dalam memproduksi iPhone di India.
Laporan Economic Times menyebut Foxconn, Pegatron, dan Tata, bahkan berencana membuat iPhone 16 model premium, yakni Pro dan Pro Max.
Kebakaran yang terjadi di pabrik Tata dipastikan akan mengganggu proses produksi di fasilitas tersebut.
Namun, Apple belum memberikan komentar terkait insiden ini. Tata juga belum mengomentari soal potensi penundaan pengiriman iPhone 16 akibat hambatan proses produksi.
Sebelumnya, Tata mengatakan akan melakukan penyelidikan mandiri terkait penyebab kebakaran dan mengambil langkah untuk memastikan keamanan para karyawan.
Insiden ini merupakan ‘gangguan’ terbaru pada proses produksi perangkat Apple dari penyuplai di India. Selama beberapa tahun terakhir, Apple memang gencar melakukan diversifikasi produksi perangkat di luar China.
“Dari 131 perkara, 105 perkara perbankan, 5 perkara pasar modal, 20 perkara asuransi dan dana pensiun dan 1 perkara PVML,” ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (1/10/2024).
Jumlah perkara yang telah diputus mencapai 117 perkara, diantaranya 106 perkara sudah inkracht dan 11 masih dalam tahap kasasi.
Sebelumnya, OJK telah memberikan 2.379 sanksi administratif per Juli 2024 terhadap pelaku pelanggaran peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan. Jumlah tersebut naik 25,87% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Mirza mengatakan bahwa mandat OJK sesuai undang-undang adalah mengawasi, menyidik, dan melindungi konsumen.