Bos Wedding Organizer Ayu Puspita Ditetapkan Tersangka Penipuan

Bos Wedding Organizer Ayu Puspita Ditetapkan Tersangka Penipuan

Bos Wedding Organizer Ayu Puspita ditetapkan tersangka penipuan (Foto: Tiktok)

Polisi menetapkan Ayu Puspita, bos wedding organizer (WO) di Jakarta Timur, sebagai tersangka kasus penipuan. Selain Ayu, polisi juga menetapkan 4 orang lainnya sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyebutkan saat ini Ayu dan satu tersangka lain berinisial D ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.

“Benar tersangka A dan D ditahan di Jakut,” kata Budi, Selasa (9/12/2025).

Untuk tiga tersangka lainnya, lanjut Budi, kini ditangani Polda Metro Jaya. “Dan tiga tersangka lainnya digelar di Wasidik Polda Metro Jaya untuk proses penanganannya, karena tiga tersangka lainnya TKP di luar Jakut,” ucap Budi.

Sebelumnya, polisi mengamankan bos WO berinisial AP atau Ayu Puspita setelah diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah orang. “Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu. Saat ini dari semalam, ada lima orang dari pihak WO itu yang lagi kita periksa. Iya termasuk (bos WO),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Senin 8 Desember 2025.

Adapun kelima orang yang diamankan yakni bos WO Ayu Puspita (AP), HE, BDP, DHP, dan RR. Onkoseno menjelaskan, kejadian berawal ketika para korban yang ingin melangsungkan pernikahan menggunakan WO Ayu Puspita telah melunasi pembayaran.

Namun, ketika acara pernikahan tersebut berjalan, pihak WO tidak menyiapkan fasilitas sesuai dengan kesepakatan. “Ketika waktu resepsi, ternyata pihak wedding organizer tidak menyiapkan fasilitas sesuai dengan kesepakatan dan dari pihak wedding organizer tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ujarnya.

Kondisi Terkini RSUD Aceh Tamiang yang Lumpuh Imbas Banjir

Kondisi Terkini RSUD Aceh Tamiang yang Lumpuh Imbas Banjir

Kondisi Terkini RSUD Aceh Tamiang yang Lumpuh Imbas Banjir (Dok BNPB)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru, rusak parah usai diterjang banjir besar yang melanda wilayah tersebut. Saat banjir surut, material lumpur tebal tampak memenuhi banyak sudut ruangan membuat fasilitas kesehatan itu lumpuh dan membutuhkan penanganan darurat.

1. RSUD Aceh Tamiang Lumpuh

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, turun ke lokasi terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan tiba tepat sasaran ke masyarakat. Setibanya di Aceh Tamiang, Suharyanto meninjau kondisi RSUD yang menjadi salah satu fasilitas vital paling terdampak.

Tim gabungan yang terdiri atas personel TNI, BPBD Aceh Tamiang, dan relawan telah mulai membersihkan rumah sakit sejak sehari sebelumnya. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pembersihan ditargetkan rampung dalam tiga hari.

“Pembersihan RSUD kami targetkan tiga hari selesai. Banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan,” ujar Armia melalui keterangan resmi BNPB, Minggu (7/12/2025).

Sementara proses pembersihan berlangsung, RSUD Aceh Tamiang akan dialihfungsikan sebagai rumah sakit sementara. Posko kesehatan juga akan segera dibangun bersebelahan dengan posko pengungsian. Kementerian Kesehatan melalui RS Adam Malik turut menyiapkan dukungan alat kesehatan untuk mempercepat pemulihan layanan medis.

“Kami berterima kasih kepada Kepala BNPB yang langsung memberikan bantuan kepada kami. Akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Armia.

Logistik Aman, Warga Agam Minta Dibikinkan Rumah Sementara

Logistik Aman, Warga Agam Minta Dibikinkan Rumah Sementara

Warga Agam saat mengambil logistik di pengungsian (foto: dok ist)

Bantuan berupa makanan, minuman, dan tempat pengungsian disediakan dengan cepat oleh pemerintah untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.

Neng Hartati (48), korban banjir asal Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengaku logistik di posko pengungsian tidak pernah berhenti mengalir.

Namun kini, Neng dan puluhan pengungsi lain di pos pengungsian Nagari Salareh Aia membutuhkan rumah sementara. Sudah seminggu tinggal di posko, mereka harus berdesakan dengan banyak warga lainnya.

“Penginnya dibikinkan rumah sementara dulu. Kalau bisa direlokasi ke tempat yang aman. Di posko ini banyak orang, ada anak-anak, bapak-bapak. Kami berharap Bapak Presiden (Prabowo Subianto) bisa membantu,” kata Neng, Kamis 4 Desember 2025.

Selain rumahnya yang rusak diterjang banjir, Neng juga kesulitan mengakses air bersih.

“Sumur bor hanya ada di rumah sebagian tetangga. Kami numpang saja,” tuturnya.

Neng merupakan salah satu dari ratusan warga yang rumahnya terdampak banjir di Palembayan pada Kamis (27/11). Ia bercerita, sore itu sekitar pukul 17.00 WIB, air deras tiba-tiba datang dari arah belakang permukiman.

Kapolri Pastikan Selidiki Gelondongan Kayu di Bencana Sumatera, Bakal Tindak Tegas Illegal Logging

Kapolri Pastikan Selidiki Gelondongan Kayu di Bencana Sumatera, Bakal Tindak Tegas Illegal Logging

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, bahwa Polri tengah menyelidiki viralnya kemunculan gelondongan kayu dalam bencana banjir dan longsor di Sumatera.

Sigit menyampaikan bahwa Polri telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hasilnya, akan digelar rapat bersama untuk membentuk tim gabungan yang bertugas mengusut temuan tersebut.

“Terkait penegakan hukum soal temuan kayu gelondong yang sudah terkelupas, kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan dan besok kami laksanakan rapat bersama untuk menurunkan tim gabungan,” kata Sigit dalam konferensi pers lintas sektoral di Posko Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025).

Tim gabungan itu, lanjut Sigit, akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap asal-usul gelondongan kayu yang diduga berkaitan dengan praktik illegal logging.

“Tim akan melakukan proses penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa yang terjadi,” ujarnya.

Kerahkan 497 Pasukan ke Bencana Sumatera, Wakapolri: Harus Memahami Tugas dan Tanggung Jawab!

Kerahkan 497 Pasukan ke Bencana Sumatera, Wakapolri: Harus Memahami Tugas dan Tanggung Jawab!

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: dok ist)

Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini bertujuan memperluas area evakuasi sekaligus menambah sumber daya untuk identifikasi korban serta pemulihan psikologis masyarakat terdampak.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa operasi kemanusiaan tersebut menuntut disiplin tinggi, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” kata Dedi di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Senin (1/12/2025).

Dedi menyampaikan, bahwa percepatan pengiriman pasukan dan logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari:

– 300 personel Brimob

– 100 Sabhara

– 26 operator K9 dengan 7 anjing pelacak

– 27 personel DVI

– 20 tim trauma healing

– 15 personel Inafis (masing-masing 5 untuk Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya)

– 9 personel Humas

Waspada! Potensi Banjir Susulan di Aceh Barat

Waspada! Potensi Banjir Susulan di Aceh Barat

Banjir di Aceh (Foto: Dok)

 Polisi mengimbau warga Aceh Barat untuk mewaspadai potensi banjir susulan. Hujan deras masih terus mengguyur sehingga menyebabkan sungai meluap.

Wilayah Kabupaten Aceh Barat terdapat 15 gampong di Kecamatan Kaway XVI yang terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan telah mencapai 30–50 sentimeter. 

Kendati sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi terbaru di wilayah mereka.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya intensitas banjir.

“Kami mengimbau warga agar tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi aparat apabila situasi memburuk,” ujar Joko, Sabtu (29/11/2025).

Prabowo Sambut Kunjungan Ratu Belanda Maxima di Istana Merdeka

Prabowo Sambut Kunjungan Ratu Belanda Maxima di Istana Merdeka

Prabowo Sambut Kunjungan Ratu Belanda Maxima (Foto: dok ist)

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/11/2025). 

Kunjungan tersebut dalam kapasitas Ratu Maxima sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health.

Dari pantauan iNews Media Group, Ratu Maxima yang mengenakan busana merah disambut langsung oleh Presiden Prabowo di halaman Istana Merdeka, diiringi tari Indang dari Sumatera Barat.

Sejumlah menteri yang hadir dalam penyambutan antara lain: Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK Friderica Widyasari Dewi, Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, dan jurnalis senior Najwa Shihab.

BNN Gerebek Kampung Narkoba Berlan: 25 Orang Ditangkap dan 4 Bandar Diburu

BNN Gerebek Kampung Narkoba Berlan: 25 Orang Ditangkap dan 4 Bandar Diburu

BNN Gerebek Kampung Narkoba Berlan

 Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Puspom TNI Angkatan Darat, Pomdam Jaya, dan Direktorat Bareskrim Polri melakukan operasi pemulihan kampung narkoba di kawasan Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur.

Penggerebekan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini melibatkan sekitar 450 personel gabungan.

Dari penggeledahan di 10 hingga 15 titik target, petugas berhasil menangkap 25 orang pelaku. Dari jumlah itu, satu di antaranya merupakan bandar berinisial F.

Deputi Direktur Psikotropika dan Prekursor (P2) BNN RI Brigjen Aldrin Hutabarat mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi empat nama bandar lainnya berinisial N, P, T, dan S yang kini masih diburu.

“Ada 10 sampai 15 titik atau tempat yang menjadi target bagi kami. Dari sekian itu, kita bisa mendapatkan pelaku 25 orang. Dari 25 orang itu, kita dapat mengungkap seorang bandar. Dan sudah kita mengantongi DPO empat bandar dengan inisial N, P, T, S,” jelas Brigjen Aldrin.

“Empat DPO itu sedang diburu oleh Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN,” lanjutnya.

Di Sela KTT G20, Gibran Hadiri MIKTA Leaders’ Gathering di Johannesburg

Di Sela KTT G20, Gibran Hadiri MIKTA Leaders’ Gathering di Johannesburg

Wapres Gibran Hadiri MIKTA Leaders’ Gathering (foto: dok Setwapres)

 Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri MIKTA Leaders’ Gathering di sela gelaran KTT G20, Sabtu 23 November 2025. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Korea Selatan selaku Ketua MIKTA tahun ini, dan berlangsung di Hall 7, Johannesburg Expo Centre, Johannesburg, Afrika Selatan.

Dalam pertemuan itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyambut kehadiran Gibran sebelum memasuki area foto bersama. Acara berlangsung singkat dan tanpa perbincangan resmi karena merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KTT G20.

Gibran kemudian bergabung dengan para pemimpin negara anggota MIKTA lainnya, Meksiko, Turki, dan Australia untuk mengikuti sesi foto bersama. Kehadiran Indonesia dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen terhadap peran MIKTA sebagai kelompok negara menengah yang berkontribusi pada stabilitas serta kerja sama global.

2 Jambret Todong Pasutri Pakai Pistol di Jakbar Sudah 28 Kali Beraksi

2 Jambret Todong Pasutri Pakai Pistol di Jakbar Sudah 28 Kali Beraksi

Ilustrasi penjambretan

Polisi menangkap dua jambret inisial RZ dan ST, yang menodongkan senjata tajam (sajam) dan pistol ke pasangan suami istri (pasutri) di sebuah gang di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar). Keduanya ternyata sudah 28 kali beraksi.

“Jadi berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Polsek Tambora maupun dari Resmob Polres, dia ada 28 TKP,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung, Jumat (21/11/2025).

Arfan belum merinci secara detail lokasi kejadian. Kedua pelaku masih dalam pemeriksaan.

“Jadi ada banyak TKP yang dilakukan oleh pelaku sendiri, memang ini berulang-ulang kali. Namun, secara spesifik nanti akan dijelaskan setelah pemeriksaan lanjutan ya,” tutur Arfan.

Ia menjelaskan, RZ berperan sebagai joki atau pembawa kendaraan. Ia ditangkap di kawasan Jalan Bandengan, Tambora, saat bersembunyi di rumah kekasihnya.